1.150 Personil Siap Amankan Kabupaten Madiun

Share Medsos

“Ketua PSHW sudah menyampaikan, tetapi kita lakukan antisipasi untuk wilayah Kabupaten Madiun. Yang jelas segala tindak kerusuhan akan kita tindak tegas sesuai peraturan yang ada,” tegas Eddwi.

Share Medsos

Madiun – Walaupun untuk kegiatan Suran Agung Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW) Tunas Muda ditiadakan, namun demi menjaga kondusifitas, aparat keamanan tetap disiagakan.

Sebanyak 1.150 personel dari gabungan TNI, Polri, Pemkab Madiun dan unsur-unsur yang lainnya dilibatkan demi menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Kabupaten Madiun. Polres Madiun laksanakan apel gelar pasukan dalam rangka pengamanan Suran Agung Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW).

Komandan Korem 081 DSJ, Kol. Inf. Aris Nugroho menyampaikan bahwa kegiatan pengamanan yang dilakukan masih merupakan bagian dari kegiatan rutin tahunan. Sebelumnya, pelaksanaan pengamanan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) telah berjalan dengan aman, sehingga ia berharap Suran Agung PSHW juga dapat terlaksana dengan lancar.

“Ini merupakan rangkaian kegiatan yang sudah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu. Perguruan pencak silat yang sudah mengadakan sah-sahan sudah berjalan lancar tertib dan kondusif sesuai dengan harapan kita bersama,” jelas Aris pada Sabtu sore (29/08/2020).
Baca Juga : Buka Transparansi Bantuan Covid-19, Pemkot Rilis Website Satu Data

Lebih lanjut ia menjelaskan, Kabupaten Madiun menyediakan 1.150 personil untuk antisipasi. “Yang akan digelar baik dalam bentuk penyekatan maupun dalam bentuk patroli skala besar. Dibagi menjadi beberapa sektor,” ujarnya

Sementara itu, Kapolres Madiun, AKBP Eddwi Kurniyanto menyampaikan bahwa ada 8 titik penyekatan yang dilakukan oleh pasukan yang disiapkan dan 3 sektor patroli dalam skala besar.

“Titiknya perbatasan-perbatasan di luar kabupaten Madiun dan Kota Madiun. Ngawi, Nganjuk, Ponorogo, Magetan, Kaibon , Buduran, Dumpil dan Wungu. Perbatasan luar daerah kita sekat mulai hari ini sampai dengan besok,” jelas Eddwi.

Ia mengatakan bahwa Ketua Umum PSHW sudah memberikan himbauan untuk setiap cabang dan ranting agar tidak melakukan kegiatan yang dapat mengumpulkan massa dalam jumlah banyak. Apabila ditemukan pelanggaran dari kesepakatan, ia akan memberikan sanksi tegas.

“Ketua PSHW sudah menyampaikan, tetapi kita lakukan antisipasi untuk wilayah Kabupaten Madiun. Yang jelas segala tindak kerusuhan akan kita tindak tegas sesuai peraturan yang ada,” tegas Eddwi. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *